Lelah dan stress adalah hal yang lumrah setelah menjalani aktivitas yang padat. Apalagi ketika sedang memulai membangun bisnis.

Jika saja ada tips jitu atau apa saja yang membuat lelah dan stress tersebut menjauh dari kita, tentu hidup kita lebih enak dan lebih baik.

Melalui, tutorial ini kami akan menjawab:

  1. Mengapa memulai bisnis bisa membuat stress?
  2. Mengapa penting untuk mengatasi lelah saat memulai bisnis?
  3. Apa saja langkah yang bisa Anda ambil agar tidak kelelahan?

Mari kita bahas satu persatu.

1# Mengapa memulai bisnis bisa membuat stress?

Kita pahami dulu kisah ini yuk:

Misalnya teman Anda ingin datang ke reuni 6 bulan lagi. Dia ingin tampil cantik dan langsing, jadi dia memutuskan mulai rutin berolahraga.

Ilustrasi: Teman Anda yang ingin langsing

Dia butuh dukungan, jadi dia mengajak Anda untuk berolahraga bersama di gym. Anda setuju dan menemaninya, hari pertama dia begitu semangat dan penuh energi.

Dia tidak tahu harus mulai dari mana dan minta saran Anda. Dia ingin menjadikan Anda sebagai pelatih pribadinya.

Latihan apa yang akan Anda pilihkan untuknya?

Cara terbaik apa agar teman Anda mencapai tujuannya?

INI ATAU ITU
Benar
Perlahan tapi pasti mencapai tujuan. Dengan membangun kekuatan secara bertahap dan latihan wajar, dia lebih memungkinkan untuk mencapai tujuannya dalam 6 bulan.
Ups
Cara ini hanya akan membuat teman Anda berhenti karena kelelahan.

Share your Results:

Saat memulai bisnis, terkadang Anda merasa harus habis-habisan di awal, sama seperti saat latihan olahraga tadi.

Akibatnya, Anda akan merasa kelelahan dan tidak bisa menjalankan bisnis dengan efektif. Jujur saja, memulai bisnis bisa membuat sangat stress.

Anda harus terus menerus memikirkan ide bisnis, bagaimana menjalankannya, mencari suntikan dana, mengatur dana, pengeluaran, penjualan, pemasaran, dst.

Terlebih lagi, bisnis baru Anda sering kali berkaitan erat dengan impian dan hasrat Anda. Jadi sukses tidaknya akan berpengaruh besar pada kondisi mental Anda.

Apa saja langkah yang bisa Anda ambil agar tidak kelelahan?

Ada beberapa strategi agar Anda lebih siap saat tekanan emosi, personal, dan fisik meningkat ketika memulai bisnis, termasuk supaya Anda lebih berenergi dan optimis.

a. Langkah pertama adalah memastikan orang-orang yang tidak terlibat dalam bisnis Anda, paham akan bisnis Anda

Buat keluarga dan teman-teman paham apa yang Anda lakukan dan alasannya. Misalnya, Flora mengatakan pada keluarga dan teman-temannya bahwa ia ingin membuka butik karena senang medesain baju.

Lalu jelaskan bagaimana rutinitas bisnis Anda dari hari ke hari, dan bagaimana efeknya. Misalnya setiap pukul 9 pagi Flora sudah siap bertemu pelanggan dan berkoordinasi dengan para penjahitnya hingga pukul 6 sore.

Setelah keluarga dan teman mengetahui rutinitas Anda, mereka akan lebih mudah bersimpati dan tahu cara untuk mendukung Anda. Juga membantu Anda sadar bahwa Anda tidak sendirian dan punya tempat bersandar.

b. Menjadwalkan istirahat sehingga bisa santai dan mengisi energi

Salah satu cara mengatasi kelelahan adalah beristirahat. Kelihatannya sederhana, kadang pemilik bisnis memaksakan diri bekerja sepanjang waktu.

Atur waktu mundur sejenak, bersantai, dan mengisi energi secara berkala tiap minggu, tiap bulan, dan tiap tahun. Tidak harus bepergian ke tempat yang mahal, cukup melakukan aktivitas yang tidak berhubungan dengan pekerjaan.

Misalnya luangkan waktu setengah jam setiap hari untuk membaca buku. Atau cuti sehari untuk pergi jalan-jalan dengan keluarga, atau nonton dengan teman sebulan sekali.

Setelah kembali dari waktu istirahat itu, Anda akan lebih berenergi, semangat, antusias, dan fokus.

c. Mencari dukungan dari sesama pelaku bisnis

Anda juga bisa mencari dukungan dari sesama pemilik bisnis.

Cari komunitas lokal atau online di mana Anda bisa berinteraksi dan belajar dengan sesama pemilik bisnis.

d. Mengatur jadwal

Lebih terorganisir akan membuatnya lebih mudah.

Pindahkan : detil-detil penting dalam kepala Anda ke sebuah dokumen. Catat semua pengeluaran dan dana, gunakan sistem manajemen relasi klien, dan atur email Anda.

Jangan melakukan semua secara manual. Banyak perangkat yang membantu Anda lebih terorganisir. Misalnya Sofware seperti Quickbooks yang secara otomatis mencatat dan mengatur penjualan dan pengeluaran.

Ambil langkah agar rutinitas harian berlangsung sesuai jadwal dan berjalan dengan baik.

Buat jadwal fleksibel yang memberi Anda cukup waktu menyelesaikan tugas dan menjadi patokan kegiatan sehari-hari. Jangan bingung soal mencari waktu melakukan tugas A. Putuskan saja Anda melakukannya setiap Rabu, pukul 5 pagi misalnya.

e. Mengembangkan dan menulis panduan proses kerja

Cari cara yang efektif untuk menyelesaikan tugas dan buat panduannya, sehingga Anda tidak perlu memulainya dari awal setiap saat. Contoh, buat standar email untuk klien atau contoh untuk blog.

f. Mendelegasikan tugas

Jika memiliki tim, delegasikan pekerjaan Anda. Jika Anda khawatir orang lain tidak tahu cara menyelesaikan suatu tugas, buat panduannya.

g. Buat daftar hal-hal untuk berkata “tidak”

Terakhir, belajar berkata “tidak”. Memulai bisnis skala kecil, seringkali berarti mengiyakan semua permintaan klien dan mengerjakan semua sendiri. Berkata “tidak”, mungkin berarti pendapatan berkurang, tapi Anda masih memiliki energi untuk bekerja.

 

Lakukan sekarang.

Tidak perlu stres mengingat semua informasi dalam tutorial kali ini. Kami akan membantu Anda membuat daftar yang harus dilakukan agar tidak kelelahan.

Cara Melawan Kelelahan

Pilih apa yang masih harus Anda lakukan:

  • Memberi tahu teman-teman dan keluarga tentang bisnis Anda dan apa yang saya lakukan.

  • Menjadwalkan istirahat sehingga bisa santai dan mengisi energi.

  • Mencari dukungan dari sesama pelaku bisnis.

  • Membiasakan diri menulis informasi bisnisku dan lebih teratur.

  • Mengatur jadwal

  • Mengembangkan dan menulis panduan proses kerja.

  • Menentukan tugas-tugas mana yang bisa didelegasikan.

  • Buat daftar hal-hal untuk berkata tidak.

 

SumberAplikasi Google Primer

 

Demikian, tutorial tentang bebas lelah dan stres saat memulai bisnis ini kami buat sebagai salah satu tutorial yang berkaitan dengan bisnis.

Selanjutnya, jika Anda merasa tutorial ini bermanfaat, silakan share melalui akun media sosial yang terletak di bagian bawah artikel ini.

 

Terima kasih. Sukses selalu untuk Anda.

Salam hangat,

 

Wiji Hatmoko