Ada orang yang dengan mudah menemukan ide bisnis untuk segera dimulai. Tapi lebih banyak orang kesulitan menemukan ide bisnis apa yang sebaiknya segera dikerjakan. Apalagi bisnis yang bisa menghasilkan.

Nah, jika Anda adalah termasuk orang yang susah menemukan ide bisnis yang menghasilkan, maka melalui tutorial kali inilah jawabannya. Anda nanti akan mempelajari tentang:

  1. Bagaimana mengetahui sebuah ide bisnis itu bagus atau tidak untuk dieksekusi?
  2. Apa yang harus dilakukan untuk mendapatkan sebuah ide yang bagus untuk dijadikan bisnis?
  3. Bagaimana cara menemukan “pasar” bagi ide bisnis yang telah aku pilih?

Sebelum Memulai

Sebelum membicarakan ide bisnis Anda, sekarang mari Anda bayangkan terlebih dahulu seorang pria bernama Agus yang memiliki dua kucing dan menganggap kedua kucing itu seperti layaknya “anaknya”.

Agus selalu membawa mereka ke manapun dia pergi. Karena itu, dia sering bertemu dengan pecinta kucing lainnya. Agus sangat menikmati hidupnya dan ingin berbagi kebahagiaan dengan menjadi relawan.

Agus pernah mencoba jadi relawan, tapi tidak pernah berlangsung lama. Dia ingin menemukan kegiatan sosial yang sesuai dengan minatnya.

Ayo bantu Agus menemukan kegiatan sosial yang sebaiknya dipilihnya.

Kegiatan apa yang akan membuat Agus bersemangat?

Kuis Menemukan Ide Bisnis Bagi Agus
Benar
Agus sangat mencintai kucing jadi dia pasti lebih betah di tempat penampungan kucing. Cara seperti ini bisa juga dipakai untuk mendapatkan ide bagi bisnis Anda. Bagus, tapi Anda harus menemukan ide yang Anda sukai dan membuat Anda lebih betah melakukannya.
Salah
Agus sangat mencintai kucing jadi dia pasti lebih betah di tempat penampungan kucing. Cara seperti ini bisa juga dipakai untuk mendapatkan ide bagi bisnis Anda. Bagus, tapi Anda harus menemukan ide yang Anda sukai dan membuat Anda lebih betah melakukannya.

Bagaimana Menemukan Ide yang Layak untuk Diwujudkan?

Tentu saja ide untuk bisnis Anda harus bagus. Tapi pertanyaannya adalah, bagaimana menemukan ide yang layak untuk diwujudkan?

Beberapa ide jelas bukan ide yang bagus. Misalnya, apa orang mau membeli bensin yang bisa diminum?

Meski begitu, ada ide yang awalnya kelihatan biasa saja, ternyata setelah dicermati bisa berkembang menjadi ide yang bagus.

Sebaliknya, sebuah ide yang tampak luar biasa mungkin akan gagal seiring waktu. Kita memang tidak bisa tahu secara pasti sebuah ide bakal sukses atau tidak. Tapi, ada beberapa cara untuk memperbesar peluang keberhasilan sebuah ide.

#1 Langkah Pertama : Cermati diri Anda sendiri.

Apa saja keahlian Anda dan hal apa yang menjadi minat Anda?

Pikirkan keahlian yang sangat spesifik. Contoh: “Aku bisa menjahit.”, serta keahlian Anda yang umum (“Aku bisa mengatur waktu”).

Anda bisa menilai hal apa saja yang Anda kuasai dan memanfaatkannya dalam sebuah ide bisnis yang potensial.

Ilustrasi: Seekor anak kucing yang memahami kekuatan terpendamnya

Lalu, pertimbangkan hal-hal yang menjadi minat Anda.

Semangat besar akan membantu Anda melewati masa-masa sulit saat memulai bisnis.

(Bayangkan, jika Anda tidak suka kopi tapi harus mencicipinya sepanjang hari di kedai kopi Anda.)

#2 Langkah Kedua : Temukan Masalah

Setelah mencermati diri sendiri, amati lingkungan sekitar. Mulai dari pekerjaan, rutinitas sehari-hari, hobi, dll.

Apa masalah sehari-hari yang belum ada solusinya?

Misalnya, di daerah tempat tinggal Agus mungkin belum ada jasa dokter hewan.

# 3 Langkah Ketiga : Fokus Pada Solusi

Sekarang, pikirkan bagaimana Anda memanfaatkan keahlian Anda untuk mengatasi masalah yang ada, sesuai dengan minat Anda.

Ilustrasi : Fokus pada solusi

Misalnya, Agus jago komputer. Kita tahu kecintaannya pada kucing dan adanya masalah ketersediaan dokter hewan. Rahmat bisa membuat website atau aplikasi yang menyediakan jasa konsultasi dokter hewan secara online.

Baca juga : Kursus Membuat Website

Ini adalah ide bisnis yang “baik” bagi Agus karena melibatkan hal-hal yang dipahami dan sangat dipedulikannya, serta memberikan solusi bagi sebuah masalah nyata.

Ide Agus sepertinya telah dipikirkan dengan matang ya? Tapi tidak perlu cemas bila Anda belum mempunyai ide yang sempurna saat ini.

# 4 Langkah Keempat : Minta Masukan Orang Lain tentang Ide Anda

Tidak ada gunanya menyimpan ide hanya untuk diri Anda sendiri.

Mintalah masukan dari orang yang Anda percaya, orang-orang yang berpengalaman di bidang Anda, dan orang yang bergerak di industri yang sama dengan ide bisnis Anda (misalnya, Agus mungkin bisa berdiskusi dengan pelatih kucing).

Ilustrasi : Pentingnya Kritik

Terbukalah pada kritik dan saran, dan terbuka untuk memperbaiki ide Anda dan mengembangkannya. Banyak bisnis yang semula berpikir mereka mengatasi masalah A, lalu menyadari bahwa mereka sebetulnya mengatasi masalah B.

Apa yang Harus Dilakukan untuk Mendapatkan Sebuah Ide yang Bagus untuk Dijadikan Bisnis?

Tidak perlu memiliki rencana bisnis yang menyeluruh dan terukur, sebelum melakukan riset dan memfokuskan ide Anda. Selain itu, tidak masalah bila Anda merasa ragu dan cemas tentang ide Anda.

Yang perlu Anda lakukan sekarang adalah mencermati kecemasan Anda bisa diatasi, atau apa ide bisnis yang tadinya terlihat baik ternyata hanya buang-buang waktu saja.

Bagaimana Cara Menemukan “pasar” bagi Ide Bisnis yang Telah Aku Pilih?

Setelah mendapatkan ide, pastikan ada pasarnya. Ide itu memang memberi solusi pada MASALAH ANDA, tapi apa orang lain juga punya masalah yang sama?

Yuk kita cari tahu lebih lanjut:

  1. Buatlah daftar kata kunci (keyword) yang berhubungan dengan ide bisnis Anda. Lalu masukkan ke dalam mesin pencari. Seperti apa hasilnya? Bisnis serupa lainnya? Sejumlah produk di situs belanja? Berapa banyak produk yang terdaftar/terjual?
  2. Lihat juga posting blog atau thread dalam forum berisi orang-orang yang mencari solusi seperti yang ditawarkan ide bisnis Anda. Apa mereka menyebutkan produk atau jasa yang masih bisa Anda kembangkan?
  3. Lalu, masukkan daftar kata kunci Anda ke perangkat online seperti Google Trends.

    Ilustrasi : Statistik keyword ide bisnis di google trends

    Cermati seberapa sering kata kunci itu dicari, lokasi pencariannya, hal lain yang dicari, dan apa pencarian berlangsung sepanjang tahun atau hanya musiman.

  4. Terakhir, cari kata-kata kunci Anda di media sosial. Jika ada bisnis yang muncul, berapa banyak followernya? Apa mereka aktif berinteraksi? Apa yang bisa Anda pelajari dari kolom komentar pelanggan (baik kritik atau pujian)?

Jika ada bisnis lain yang idenya sama dengan Anda, bukan berarti ide tersebut harus dilupakan. Jangan takut berkompetisi.

Ide bisnis Anda tidak harus melahirkan bisnis yang baru. Anda hanya perlu menawarkan solusi yang lebih baik dibanding kompetitor Anda.

Bagaimana caranya?

  • Buat daftar hal-hal yang bisa Anda perbaiki dari bisnis mereka.
  • Apa Anda bisa menawarkan produk atau jasa yang lebih berkualitas?
  • Melaksanakannya dengan lebih baik?
  • Membangun pemasaran dan merek yang lebih baik?
  • Menghadirkan pengalaman yang lebih baik bagi pelanggan?

Misalnya, Agus mungkin menemukan website yang menawarkan jasa konsultasi dokter hewan lewat email dan dijawab dalam waktu 24 jam. Lalu Agus bisa membuat aplikasi agar orang-orang dapat berinteraksi langsung dengan dokter hewan, tanpa menunggu.

Ingat!

Bisnis Anda tentu juga harus menguntungkan.

Karena itu, luangkan waktu untuk memikirkan bagaimana ide Anda bisa menghasilkan uang yang cukup agar bisnis Anda bisa terus berjalan.

Lakukan Sekarang

Mungkin awalnya Anda bingung mencari ide bisnis. Membaginya menjadi langkah-langkah kecil akan membantu Anda.

Ayo buat daftar persiapan untuk menemukan ide besar Anda.

Tambahkan beberapa hal ini ke dalam daftar tugas Anda:

  1. Buat daftar keahlianku
  2. Buat daftar minatku
  3. Buat catatan tentang masalah yang sering Anda temui sehari-hari
  4. Buat catatan tentang masalah yang sering anda temui di kantor
  5. Mencermati berapa lama waktu yang harus saya luangkan untuk memulai sebuah bisnis
  6. Mencermati apa saya punya cukup sumber daya untuk memulai sebuah bisnis
  7. Buat daftar orang yang saya percayai dan bisa memberikan masukan pada bisnisku

Berikut ini saya beri contoh daftar yang saya tulis menggunakan Trello

Kesimpulan

  1. Sebuah ide bisnis yang baik memadukan keahlian dan minat Anda untuk menyelesaikan sebuah masalah yang belum teratasi.
  2. Untuk mendapatkan ide, tuliskan keahlian dan minat Anda. Temukan masalah yang bisa Anda atasi, dan minta masukan dari orang lain.
  3. Temukan pasar bagi ide Anda dengan memasukkan kata kunci terkait ke dalam mesin pencari, perangkat seperti Google Trends dan media sosial.

Kini, setelah Anda menuliskan keahlian, minat, dan masalah yang Anda alami, kita lihat apa semuanya bisa berpadu menjadi sebuah ide bisnis yang hebat.

 

Sumber: Aplikasi Google Primer

 

Demikian, tutorial tentang menemukan ide bisnis yang tepat ini kami sampaikan.

Jika Anda merasa tutorial ini bermanfaat, silakan share tutorial ini melalui akun media sosial yang terletak di bawah artikel ini.

Sukses selalu untuk Anda.

Salam hangat,

Wiji Hatmoko.

 

SELANJUTNYA : BAGAIMANA CARA MERANCANG BISNIS YANG TEPAT? >