Setelah menemukan ide bisnis yang tepat, kini saatnya merancang rencana bisnis.

Melalui tutorial kali ini Anda akan belajar tentang:

  • Apa yang dimaksud dengan rencana bisnis?
  • Mengapa harus menulis sebuah rencana bisnis?
  • Apa saja yang harus ada dalam sebuah rencana bisnis?

Apa yang Dimaksud dengan Rencana Bisnis?

Sebelum saya mulai, mari mengilustrasikan keadaan berikut ini.

Misalnya Anda dan seorang teman harus pergi ke luar kota menghadiri sebuah pernikahan.

Ilustrasi : Tempat Pesta Pernikahan yang akan Anda hadiri

Ide Anda: naik mobil ke sana, hemat uang, dan bersenang-senang.

Tapi, teman Anda tidak yakin dan mengingatkan jika Anda berdua jadi panitia pernikahan, jadi tidak boleh telat. Dia juga mengingatkan jika Anda berdua tidak tahu jalan ke sana.

Anda yakin jika rencana Anda yang terbaik.

Sekarang, tinggal bagaimana meyakinkan teman Anda untuk mengikuti rencana itu.

Bagaimana cara terbaik untuk meyakinkannya?

Ayo kita cari tahu

Mana yang paling bisa meyakinkan teman Anda?

INI ATAU ITU
Benar
Sebaiknya Anda melengkapi ide Anda dengan perencanaan mendetail dan menuliskannya. Ini akan membuat teman Anda lebih yakin dan Anda tidak perlu khawatir akan melupakan detailnya.
Kurang Tepat
Sebaiknya Anda melengkapi ide Anda dengan perencanaan mendetail dan menuliskannya. Ini akan membuat teman Anda lebih yakin dan Anda tidak perlu khawatir akan melupakan detailnya.

 

Mengapa Harus Menulis Sebuah Rencana Bisnis?

Perencanaan matang bukan sekedar menentukan awal dan tujuan bisnis Anda, tetapi bagian penting untuk memulai bisnis dan membuatnya sukses.

Sebuah rencana bisnis memetakan bagaimana bisnis Anda berjalan selama jangka waktu tertentu (biasanya satu atau beberapa tahun) dan bagaimana pelaksanaannya membantu mencapai target bisnis Anda.

Menulis rencana bisnis akan membantu mendapatkan:

Pemahaman lebih baik tentang target bisnis dan alasannya, bagi Anda dan tim Anda.

Membantu Anda merumuskan langkah-langkah yang harus diambil agar bisnis Anda berjalan dengan sukses.

Membantu investor, mitra, dan pihak-pihak lain melihat bagaimana cara bisnis Anda berjalan dengan sukses.

 

Apa Saja yang Harus Ada dalam Sebuah Rencana Bisnis?

Untuk membuat sebuah rencana bisnis, mulai dengan menulis gambaran bisnis Anda secara menyeluruh, lalu tuliskan detail-detail perusahaan Anda.

Untuk gambaran menyeluruh bisnis, lakukan hal ini:

  1. tuliskan nama bisnis Anda,
  2. produk atau jasa yang akan Anda jual,
  3. siapa target pelanggannya, dan
  4. apa target-target Anda (sukses seperti apa yang Anda inginkan?).

Misalnya: Sebuah restoran Italia di Medan bernama Medan Mozzarella. Mereka menjual makanan Italia mewah, target pelanggannya kaum urban penikmat kuliner berusia 30-40 tahun, targetnya menjadi restoran Italia terpopuler di Medan.

# 1 Detail Perusahaan

Detail perusahaan harus mencantumkan:

  • nama semua anggota tim dan/ atau pegawai (kepala perusahaan, tim pemasaran, desainer, koki, dll.),
  • lokasi perusahaan Anda,
  • bidang industri Anda,
  • dan cara kerja produk atau jasa yang Anda tawarkan.
  • Tambahkan biografi singkat orang-orang penting di perusahaan (dewan direktur, tim manajemen, kepala departemen, dll.).
  • Anda juga bisa mendata posisi apa yang masih harus diisi.

TIPS

Jika bisnis Anda baru, gambaran menyeluruh juga harus menyebutkan latar belakang dan keahlian Anda  serta tim utama Anda.

Lalu jelaskan bagaimana manfaat keahlian dan pengalaman ini bermanfaat bagi bisnis Anda.

Setelah Anda menuliskan detail umum bisnis Anda, buat analisis tentang industri dan kompetitor utamamu.

Buat ringkasan tentang kondisi industri Anda :

  • Sedang berkembang atau menurun?
  • Kenapa Anda yakin ada peluang di industri ini?
  • Apakah ada tren yang memengaruhi industri ini, seperti selera pelanggan yang berubah atau perubahan teknologi?

Sekarang pikirkan kompetitor Anda.

  • Siapa pemain-pemain utama yang akan jadi pesaing?
  • Berapa besar pasar yang mereka kuasai?
  • Berapa besar pasar yang ingin Anda raih?

Gambarkan target pelanggan Anda. Misalnya: target pelanggan Medan Mozzarella adalah kaum urban penikmat kuliner dan pecinta makanan Italia yang tinggal dalam radius 10 km dari restoran.

Ilustrasi : Makanan Mozzarella

Tuliskan info demografis, psikografis (nilai-nilai, kepribadian, opini, sikap, hobi, dll.) serta geografis target pelanggan. Tulis juga sebesar apa target pasar ini dan kenapa jadi lahan potensial untuk menjual produk atau jasa Anda.

Jelaskan bagaimana Anda memenuhi kebutuhan pelanggan.

  • Apa yang membuat berbeda?
  • Apa masalah yang bisa Anda selesaikan dan tidak bisa dilakukan kompetitor Anda?
  • Teknik apa yang Anda pakai (berpikir inovatif, kualitas, data, dll.)?

TIPS

Tuliskan juga kendala yang dihadapi saat mulai memasuki industri Anda seperti masalah perizinan, peraturan, kurangnya staf yang berkualitas, kesulitan menemukan lokasi, kecemasan soal makanan tertentu (misalnya isu bakteri pada mozarella), dan sebagainya.

# 2. Gambaran Organisasi Bisnis

Sekarang, tulis gambaran tentang organisasi bisnis Anda. Disini Anda menunjukkan peran masing-masing dan siapa yang memiliki peran manajerial.

Termasuk bagan organisasi menunjukkan posisi serta peran tiap orang, meski belum ditemukan orang mengisi posisi tersebut. Ini untuk memastikan tidak ada tugas dan tanggung jawab terlewat atau tumpang tindih.

Terakhir, tunjukkan bagaimana struktur kepemilikan bisnis Anda.

  • Seperti apa bentuk badan hukum perusahaan Anda?
  • Bagaimana pembagian kepemilikan saham dan siapa saja pemilik sahamnya?

 

#3 Detail Produk / Jasa

Rencana bisnis Anda juga harus memiliki detail yang sama untuk produk dan/ atau jasa Anda, seperti detail tentang perusahaan Anda.

Tuliskan detail penting produk atau jasa Anda agar orang memahaminya.

  • Apa produk/ jasa Anda menggunakan teknologi khusus?
  • Apa desaignnya menjadi nilai jual?

Beri catatan tentang riset dan pengembangan yang sudah (atau ingin) Anda lakukan, untuk mewujudkan produk atau jasa Anda. Ingatlah untuk menyebut hak paten yang Anda miliki atau sedang dalam proses perizinan.

 

# 4 Strategi Pemasaran dan Penjualan

Berikutnya, paparkan strategi pemasaran dan penjualan Anda. Bagaimana Anda akan mempromosikan dan mengiklankan bisnis Anda, juga cara penjualannya?

strategi pemasaran

Ilustrasi : Strategi marketing

Untuk strategi pemasaran, jelaskan identitas merek Anda dan bagaimana itu membantu menjangkau target pelanggan. Misalnya, apa pendekatan pemasaran Anda? Warna, gambar, dan visual apa yang Anda pakai untuk materi pemasaran Anda?

Jelaskan bagaimana pemasaran Anda membuat pelanggan mengenal produk atau jasa Anda dan apa saja saluran pemasaran yang Anda pakai (misal sosial, iklan online, dan pencarian internet, email pemasaran, dsb.). Apa strategi untuk setiap saluran ini?

Untuk strategi penjualan, jelaskan bagaimana cara penjualan Anda. Apa Anda akan bergantung pada kemitraan, distributor, toko online, toko fisik, atau agen penjualan?

Jelaskan langkah penjualan yang telah dan akan Anda lakukan. Contohnya, apa ada pihak yang tertarik dengan produk/ jasa Anda, dan akan melakukan inovasi agar orang bisa memesan produk Anda lebih dulu sebelum dilempar ke pasar?

Selanjutnya, tunjukkan bagaimana strategi penjualan Anda akan saling melengkapi dengan strategi pemasaran Anda.

 

# Rencana Keuangan Bisnis

Sekarang Anda siap untuk memikirkan rencana keuangan bisnis Anda, yaitu memperkirakan berapa jumlah modal yang dibutuhkan.

Beberkan berapa jumlah modal yang Anda butuhkan saat ini, berapa lama modal tersebut dapat menopang bisnis, dan berapa jumlah modal yang dibutuhkan ke depannya.

Tuliskan rinci penggunaan modal tersebut, seperti biaya pendirian bisnis (menyewa toko fisik, dll.), biaya operasional, riset dan desaign, gaji karyawan, biaya rekrutmen karyawan, pengembangan, dan sebagainya.

Lampirkan informasi keuangan Anda, yang riil maupun proyeksinya. Selain bermanfaat bagi calon investor juga untuk memahami situasi keuangan Anda.

Tuliskan berapa perkiraan angka penjualan setiap bulan dan setiap tahun. Jika Anda menjual berbagai produk atau jasa, rinci angka penjualan berdasarkan sumber pendapatannya.

Tuliskan proyeksi pendapatan, neraca keuangan, dan pengeluaran modal. Lampirkan proyeksi bulanan dan tiga bulanan pada tahun pertama. Jika bisnis Anda sudah berjalan, lampirkan laporan keuangan selama 5 tahun terakhir.

Tuliskan target yang harus dicapai agar bisnis Anda stabil secara keuangan. Misalnya, apa harus mencapai angka penjualan tertentu? Tahu kapan ada kemungkinan rugi, kapan balik modal atau mulai mendapat keuntungan.

Ilustrasi : Data keuangan dalam bentuk grafis

 Selain itu, orang suka data dalam bentuk grafis. Gunakan pie chart, grafik batang, atau tampilan visual lainnya untuk menjelaskan informasi keuangan Anda.

 

LAKUKAN SEKARANG

Sekarang Anda sadar bahwa menuliskan rencana bisnis membutuhkan banyak riset. Kami bisa membantu Anda memulainya dengan membuat rancangan awal gambaran menyeluruh bisnis Anda.

  1. Apa nama bisnis Anda? Misal : CiptaCendekia
  2. Apa produk atau jasa yang Anda jual? Misal : Kursus Membuat Website
  3. Jelaskan target pelanggan Anda? Misal : Bisnis pemula yang ingin mengembangkan usaha bisnisnya melalui website.
  4. Target bisnis Anda adalah : …. Misal : Penyedia Jasa Kursus Membuat Website Nomor 1 di Indonesia

Hasil:

CiptaCendekia menjual Kursus Online kepadaBisnis pemula yang ingin mengembangkan usaha bisnisnya melalui website. Target kami adalah menjadi Penyedia Jasa Kursus Membuat Website Nomor 1 di Indonesia.

 

Kini, mari kita evaluasi apa saja yang telah Anda pelajari melalui tutorial ini?

Melalui Tutorial Merancang Rencana Bisnis ini Anda telah belajar:

  • Sebuah rencana bisnis memetakan bagaimana cara bisnis Anda dijalankan dan bagaimana pelaksanaannya membantu mencapai target bisnis.

  • Dengan menulis rencana bisnis Anda, Anda akan lebih memahami bisnis Anda, tahu langkah apa yang harus diambil untuk sukses dan meyakinkan semua pihak yang terlibat dalam bisnis Anda.

  • Dalam rencana bisnis, lampirkan detail tentang bisnis Anda, produk atau jasa, struktur organisasi, industri, kompetitor, strategi pemasaran dan penjualan, kebutuhan modal, dan informasi keuangan.

 

Sumber: Aplikasi Google Primer

 

Demikian tutorial tentang merancang rencana bisnis yang kami ambil dari aplikasi google primer ini kami sampaikan.

Jika Anda merasa tutorial ini bermanfaat, silakan share tutorial ini melalui akun media sosial yang terletak di bawah artikel ini.

 

Sukses selalu untuk Anda.

Salam hangat,

 

Wiji Hatmoko.

 

< SEBELUMNYA : TUTORIAL MENEMUKAN IDE BISNIS YANG TEPAT
SELANJUTNYA : MEMILIH MITRA BISNIS>